Berat beton per m³ menurut jenisnya
Berat 1 m³ beton tidak hanya ditentukan oleh mutu kuat tekannya, tetapi juga oleh jenis agregat, jumlah air, pemadatan, pori, dan bahan tambah. Karena itu, massa satu meter kubik beton tidak dapat ditentukan secara tepat hanya dari sebutan M200, M300, atau M400. Perhitungan harus memakai massa jenis atau berat isi campuran yang bersangkutan.
Dalam percakapan sehari-hari nilai dalam kg/m³ kadang disebut “berat jenis beton”, padahal secara teknis besaran tersebut adalah massa jenis. Untuk beton normal dengan batu pecah atau kerikil, angka acuan yang umum adalah 2.200–2.500 kg/m³.
Tabel berat beton menurut jenisnya
| Jenis beton | Perkiraan massa jenis, kg/m³ | Penggunaan |
|---|---|---|
| Beton sangat ringan | hingga 500 | lapisan insulasi termal dan bahan pengisi nonstruktural |
| Beton ringan | 500–2.000 | blok, dinding partisi, dan struktur ringan |
| Beton normal | 2.200–2.500 | fondasi, pelat, balok, dan struktur beton monolitik |
| Beton berat | lebih dari 2.500 | pelindung radiasi dan bangunan industri khusus |
Rentang tersebut merupakan nilai acuan. Berat tepat satu meter kubik beton perlu diperiksa pada dokumen mutu campuran, komposisi rancangan, atau data produsen.
Lihat juga: berat 1 m³ batu pecah dan berat pasir per m³.
Jenis beton berdasarkan massa jenis
Beton sangat ringan mengandung banyak pori atau rongga udara. Material ini terutama digunakan sebagai lapisan insulasi termal dan bahan pengisi yang tidak memikul beban. Berat 1 m³ beton sangat ringan umumnya tidak melebihi 500 kg.
Beton ringan memperoleh bobot rendah dari struktur berpori atau agregat ringan, seperti LECA, perlit, batu apung, dan bahan sejenis. Penggunaannya mencakup blok, dinding partisi, serta struktur yang perlu diringankan. Berat 1 m³ beton ringan umumnya berada pada rentang 500–2.000 kg; beton ringan struktural biasanya menggunakan rentang yang lebih sempit.
Beton normal adalah beton konstruksi yang memakai agregat padat seperti kerikil atau batu pecah. Campurannya umumnya terdiri atas semen, pasir, agregat kasar, dan air, tetapi proporsi tepatnya ditentukan oleh mutu, kelecakan campuran, dan persyaratan proyek. Berat 1 m³ beton normal biasanya sekitar 2.200–2.500 kg.
Beton berat mengandung agregat bermassa jenis tinggi, seperti barit, magnetit, hematit, skrap logam, dan bahan padat lainnya. Beton ini digunakan pada bangunan khusus, termasuk konstruksi pelindung radiasi. Berat 1 m³ beton berat umumnya lebih dari 2.500 kg dan dapat jauh lebih tinggi, tergantung agregatnya.
Berat beton menurut mutu
Mutu atau kelas beton menunjukkan kekuatan, bukan massa. Beton M200 dan M400 dapat mempunyai massa jenis yang hampir sama apabila dibuat dengan agregat yang sama. Perbedaan berat timbul akibat komposisi, jumlah semen, air, pasir, batu pecah, dan bahan tambah.
| Mutu beton | Kelas beton | Nilai acuan umum untuk beton normal |
|---|---|---|
| M100 | B7,5 | sekitar 2.200–2.500 kg/m³ |
| M200 | B15 | sekitar 2.200–2.500 kg/m³ |
| M250 | B20 | sekitar 2.200–2.500 kg/m³ |
| M300 | B22,5 | sekitar 2.200–2.500 kg/m³ |
| M350 | B25 | sekitar 2.200–2.500 kg/m³ |
| M400 | B30 | sekitar 2.200–2.500 kg/m³ |
Jika campuran menggunakan LECA, perlit, batu apung, atau agregat ringan lain, massanya dapat lebih rendah. Sebaliknya, barit, magnetit, skrap logam, atau agregat berat lainnya akan meningkatkan massa.
Cara menghitung massa beton
Massa beton dihitung dengan rumus:
massa = volume × massa jenis
Sebagai contoh, untuk 3 m³ beton normal dengan massa jenis 2.400 kg/m³:
3 × 2.400 = 7.200 kg
Jadi, 3 m³ beton tersebut berbobot sekitar 7,2 ton.
Faktor yang memengaruhi berat beton
Massa satu meter kubik beton dipengaruhi oleh:
- jenis agregat—batu pecah granit, kerikil, LECA, barit, dan material lain memiliki massa jenis berbeda;
- jumlah air dan semen dalam campuran;
- tingkat pemadatan dan keberadaan rongga udara;
- kadar air dan umur beton;
- bahan tambah dan komponen khusus.
Untuk merencanakan pengiriman, menghitung beban pelat lantai, dan mendesain struktur, gunakan data campuran beton yang benar-benar dipakai. Tabel rata-rata hanya sesuai untuk perkiraan awal.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa berat 1 m³ beton?
Beton normal dengan agregat padat umumnya berbobot sekitar 2.200–2.500 kg/m³. Beton ringan dapat jauh lebih ringan, sedangkan beton berat dengan barit, magnetit, atau agregat logam memiliki massa jenis di atas 2.500 kg/m³.
Apakah berat beton dapat ditentukan hanya dari mutu M200 atau M300?
Tidak. Mutu menunjukkan kekuatan, bukan massa yang tepat. Berat dipengaruhi oleh agregat, jumlah air dan semen, bahan tambah, rongga udara, serta tingkat pemadatan.
Bagaimana cara menghitung massa beton untuk volume tertentu?
Gunakan rumus massa = volume × massa jenis. Sebagai contoh, 3 m³ beton dengan massa jenis 2.400 kg/m³ memiliki massa sekitar 7.200 kg.