ID

Berat blok silikat aerasi autoklaf menurut densitas dan ukuran

Blok silikat aerasi autoklaf adalah produk pasangan ringan berukuran lebih besar daripada bata. Di Indonesia, produk sejenis lazim disebut bata ringan AAC, meskipun formulasi “gas silicate” pada sumber memiliki penekanan kapur-silika. Bahan utamanya meliputi:

  • semen portland bermutu, yang fase utamanya mencakup silikat kalsium;
  • pasir kuarsa dengan kandungan lempung dan lumpur rendah, pada sumber kurang dari 2%;
  • kapur padam sebagai sumber kalsium untuk pembentukan kalsium silikat hidrat;
  • bubuk aluminium sebagai agen pengembang gas;
  • aditif dan surfaktan bila digunakan dalam teknologi produsen;
  • air.

Produk mengeras dalam autoklaf pada suhu dan tekanan tinggi. Proses ini mempercepat pembentukan hidrat kalsium silikat yang stabil dan membantu konsistensi geometri serta kekuatan. Hasil aktual mengikuti formulasi, peralatan, dan siklus pabrik.

Jenis dan karakteristik blok

Keunggulan material meliputi:

  • ringan dibanding pasangan padat;
  • kuat untuk kelas dan fungsi yang ditentukan;
  • insulasi termal baik;
  • membantu isolasi suara sebagai bagian sistem dinding;
  • tidak mudah terbakar;
  • biaya pemasangan dapat efisien karena ukuran blok besar.
Berat blok menurut kelas densitas dan ukuran
KelasUkuran (mm)Berat blok (kg)Densitas hitung (kg/m³)
D400600 × 100 × 2507,2480
D400600 × 200 × 25014,4480
D400600 × 300 × 25021,6480
D400600 × 400 × 25028,8480
D500600 × 100 × 2508,7580
D500600 × 200 × 25017,4580
D500600 × 300 × 25026,1580
D500600 × 400 × 25034,8580
D600600 × 100 × 25010,8720
D600600 × 200 × 25021,6720
D600600 × 300 × 25032,4720
D600600 × 400 × 25043,2720

Massa dihitung dengan rumus massa = volume × densitas hitung. Blok D500 berukuran 600 × 400 × 250 mm mempunyai volume 0,06 m³. Dengan 580 kg/m³, massanya 580 × 0,06 = 34,8 kg. Blok kering nominal D500 dapat lebih ringan; untuk desain dan alat angkat gunakan massa pengiriman produsen.

Produsen terus meningkatkan kekuatan, ketepatan, dan durabilitas. Sumber menyebut ketahanan beku sekitar 35 siklus untuk banyak produk serta nilai lebih tinggi pada grade padat. Parameter ini relevan bagi iklim beku; di Indonesia, penyerapan air, hujan, kelembapan, retak, dan perlindungan finishing lebih penting. Kadar air sangat memengaruhi berat dan konduktivitas termal.

Keterbatasannya meliputi:

  • memerlukan mortar tipis atau perekat khusus dan keterampilan pemasangan;
  • membutuhkan finishing pelindung serta estetis;
  • permeabilitas uap tinggi yang harus diperhitungkan dalam susunan dinding;
  • memerlukan fondasi dan struktur penumpu yang dirancang dengan benar.

Densitas menjadi salah satu kriteria klasifikasi. Tabel berikut memakai kategori sumber.

Densitas dan karakteristik blok silikat aerasi
JenisKelas densitasKonduktivitas termalSiklus beku-cair
Strukturalmulai D7000,18-0,20 W/(m·K)50-100
InsulasiD4000,08-0,10 W/(m·K)15-35
Struktural-insulasiD500-D7000,12-0,18 W/(m·K)35

Ukuran dan berat blok

Produsen menyediakan ukuran tetap dan pengguna memilihnya berdasarkan desain. Berat ditentukan oleh volume, densitas kering, kadar air, serta toleransi produksi. Gunakan tabel untuk estimasi dan data produsen untuk perhitungan proyek.