ID

Massa jenis chamotte, sifat, dan berat per meter kubik

Chamotte, yang juga disebut grog, adalah tanah liat tahan api atau kaolin yang telah dibakar hingga tingkat sintering tertentu sehingga air terikat kimia terlepas dan plastisitasnya hilang. Material ini digunakan pada tungku, perapian, lining refraktori, mortar tahan api, campuran konstruksi, dan keramik dekoratif. Istilah chamotte juga dipakai untuk produk atau campuran yang mengandung bubuk dan butiran grog.

Dalam keramik seni, badan tanah liat dapat dicampur dengan sekitar 30-40% butiran chamotte berukuran 0,2-2,5 mm.

Tabel massa jenis chamotte

Karena chamotte tersedia dalam bentuk padat, butiran, dan bubuk, pengukuran perlu membedakan massa jenis bahan dari densitas curah. Untuk bahan padat, kisaran rujukannya sekitar 1,8-2,2 g/cm³.

Massa jenis dan berat 1 m³ chamotte padat
MaterialMassa jenis (g/cm³)Berat 1 m³ (kg)
Chamotte padat1,8-2,21.800-2.200

Sifat chamotte

Chamotte dihargai karena sifat refraktori, ketahanan terhadap panas, dan kestabilannya pada suhu tinggi. Penggunaan utamanya meliputi tungku, perapian, lining, mortar refraktori, dan beton tahan panas.

Bubuk chamotte dan campuran kering harus disimpan terlindung dari kelembapan. Material yang basah menjadi sulit mengalir dan ditakar serta dapat menurunkan mutu campuran akhir.

Produk yang berkaitan dengan chamotte dapat dibagi menjadi:

  • Agregat chamotte. Batu dan bubuk grog digunakan sebagai agregat atau komponen mortar serta beton tahan api.
  • Bata chamotte. Bata tahan api tersedia dalam berbagai grade. Kode seperti SHA dan SHB berasal dari sistem GOST; ketahanan suhu, densitas, dan fungsi harus diperiksa pada data produk setempat.
  • Mortar refraktori. Kelompok ini mencakup mortar chamotte, silika, magnesia, alumina tinggi, dan formulasi lain untuk memasang bata tahan api.
  • Semen refraktori. Bahan pengikat tahan panas, termasuk semen alumina dan alumina tinggi, dipilih menurut suhu kerja serta lingkungan kimia.
  • Beton refraktori. Produk meliputi castable untuk pemasangan dan perbaikan, campuran semprot, lining, serta massa tumbuk berbasis spinel.
  • Produk lain. Pelat, massa, urugan, keramik, lining, dan campuran dapat menggunakan chamotte sebagai agregat tahan api.

Dampak chamotte terhadap lingkungan dan kesehatan

Produksi chamotte memerlukan pembakaran. Tanpa pengendalian emisi yang baik, proses dapat melepaskan debu dan senyawa berbahaya. Debu chamotte yang mengandung silika respirabel berbahaya bila terhirup; paparan lama meningkatkan risiko penyakit pernapasan akibat kerja. Pengendalian debu, ventilasi, metode kerja basah, dan alat pelindung pernapasan harus mengikuti penilaian K3.

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa berat 1 m³ chamotte?

Artikel ini memakai kisaran 1.800-2.200 kg/m³ untuk material padat. Densitas curah grog, bubuk chamotte, dan campuran kering dapat lebih rendah karena rongga antarbutir.

Apa yang memengaruhi massa jenis chamotte?

Jenis tanah liat atau kaolin, tingkat pembakaran, ukuran butir, porositas, dan kadar air semuanya memengaruhi nilai. Bata tahan api, grog, dan bubuk tidak mempunyai densitas perhitungan yang sama.

Chamotte digunakan untuk apa?

Chamotte digunakan pada bata, mortar dan beton tahan api, lining tungku, perapian, serta keramik seni. Untuk suhu tinggi, pilih grade berdasarkan data teknis produk.