ID

Berat pelat lantai beton pracetak menurut jenis dan ukuran

Pelat lantai beton bertulang mungkin bukan komponen terbesar dalam nilai proyek, tetapi bobotnya sangat penting. Pada tahap desain, dinding, balok, kolom, fondasi, sambungan, alat angkat, dan kendaraan harus diperhitungkan sebelum tipe pelat dipilih.

Jenis pelat lantai beton

Pelat pracetak serial dibuat menurut standar, seri desain, atau dokumentasi produsen. Penggunaan aman memerlukan data kapasitas, tumpuan, tulangan atau prategang, mutu beton, sambungan, dan beban desain—bukan hanya tipe serta berat.

  • Pelat masif. Elemen tanpa rongga internal besar. Sumber menyebut pelat 120 mm dapat berbobot 4.300-7.100 kg, sedangkan tipe tebal 160 mm hingga 8.700 kg, bergantung dimensi keseluruhan. Mutu beton yang lebih tinggi tidak selalu otomatis jauh lebih berat; dimensi dan komposisi beton lebih menentukan massa.

Elemen pelengkap masif memiliki panjang sekitar 1,8-5 m seperti pelat penuh, tetapi lebarnya lebih kecil sehingga berat dapat berada hingga sekitar 1.500 kg.

  • Pelat hollow-core. Rongga longitudinal mengurangi massa. Pada seri sumber, rongga bundar berdiameter sekitar 140-159 mm digunakan pada tipe PK1 dan PK2; tipe PG memakai rongga elips, sedangkan PB dibuat dengan profil rongga lain dan proses produksi tertentu.

Rongga dapat menurunkan berat pelat enam meter menjadi sekitar 3 ton. Ruang kosong juga memengaruhi karakter termal dan akustik, tetapi sambungan serta sistem lantai lengkap tetap menentukan kinerja.

  • Pelat ribbed. Elemen tanpa rongga longitudinal yang memperoleh kekakuan dari rusuk. Pelat enam meter dalam sumber berbobot sekitar 1.500-3.000 kg, sedangkan elemen industri 12 meter dapat mencapai 7.000 kg.
  • Pelat beton polistirena. Agregat ringan polistirena mengurangi massa dan meningkatkan insulasi. Kapasitasnya dapat lebih rendah daripada elemen beton normal tertentu sehingga beban izin harus mengikuti data produsen dan perhitungan struktur.

Tabel berat pelat

Berat dipengaruhi dimensi, mutu dan densitas beton, jumlah baja, rongga, recess, dan detail lainnya.

Berat rata-rata pelat pada seri GOST sumber
TipeKodeUkuran (mm)Berat (kg)
MasifPRTm-31600 × 400 × 8085
TP-43-84300 × 800 × 2201.400
PTP 24-122400 × 1200 × 120840
Ribbed1P7-25550 × 740 × 4001.500
2PG-55970 × 1490 × 2501.230
1P3-15550 × 1490 × 4002.650
Hollow-corePK26.10-82580 × 990 × 220780
PK30.15-82980 × 1490 × 220790
PK50.12-84980 × 1190 × 2201.320
Beton polistirena36.10.33600 × 1000 × 3001.150
42.12.34200 × 1200 × 3001.610
51.15.35100 × 1500 × 3002.450

Kode pada tabel berasal dari seri produk kawasan GOST dan bukan kode SNI atau katalog Indonesia. Jangan memesan atau mendesain berdasarkan padanan nama saja; cocokkan gambar penampang, kapasitas, sertifikat, dan dimensi produsen lokal.

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa berat pelat lantai beton pracetak?

Berat mengikuti tipe, panjang, lebar, tebal, rongga, dan tulangan. Pelat hollow-core standar dapat berbobot dari ratusan kilogram hingga beberapa ton.

Mengapa pelat tidak boleh dipilih hanya berdasarkan berat?

Kapasitas beban, mutu beton, prategang atau tulangan, panjang tumpuan, sambungan, dan beban desain sama pentingnya. Berat membantu logistik, tetapi tidak menggantikan desain struktur.

Di mana menemukan berat pelat yang tepat?

Gunakan kode produk, sertifikat, shop drawing, dan katalog produsen. Tabel umum hanya sesuai untuk perkiraan awal pengangkutan dan pengangkatan.