ID

Densitas Curah Serpihan Marmer Menurut Ukuran Fraksi

Serpihan marmer dihasilkan dengan menghancurkan potongan marmer yang cacat, sisa pemotongan, atau bongkahan yang tidak sesuai untuk produk berukuran besar. Variasi warna alami menjadikannya agregat dekoratif untuk banyak kebutuhan.

Marmer telah lama dipakai dalam konstruksi dan pelapis bangunan. Limbah proses mekanisnya dapat dimanfaatkan kembali sebagai serpihan atau bubuk marmer. Bubuk dan butiran halus juga menjadi komponen penting pada sejumlah plester dekoratif bergaya Venesia, yang menghasilkan tampilan menyerupai batu sekaligus mudah diaplikasikan sebagai lapisan.

Karakteristik serpihan marmer

Komposisi mineral serpihan marmer pada dasarnya mengikuti batu asalnya. Namun, densitas curah tumpukan ditentukan ukuran fraksi, bentuk butir, dan volume rongga di antara partikel. Nilai acuan utama ditampilkan pada tabel berikut.

Densitas curah serpihan marmer menurut fraksi
Fraksi serpihan marmer, mm Massa 1 m³, kg
2–51300
5–101450
10–201600

Keunggulan serpihan marmer untuk konstruksi dan finishing

Densitas curah serpihan lebih rendah daripada massa jenis batu marmer utuh karena tumpukannya menyisakan rongga udara. Butirannya tetap mempertahankan kekuatan dan tampilan marmer, sehingga lapisan yang dirancang dengan benar dapat tahan lama. Keunggulannya antara lain:

  • dapat dipoles dan digerinda untuk memperoleh permukaan dekoratif;
  • tersedia dalam banyak pilihan warna alami;
  • berasal dari mineral; untuk pekerjaan kritis, kebersihan fraksi, kadar debu, dan dokumen pemasok tetap perlu diperiksa;
  • memanfaatkan sisa pengolahan sebagai bahan konstruksi dan finishing yang ekonomis;
  • dapat digunakan di area lembap apabila bahan pengikat dan substrat dipilih dengan tepat.

Serpihan marmer digunakan untuk:

  • pelapis dinding, plafon, dan lantai;
  • campuran plester bertekstur;
  • elemen lantai atau pasangan mosaik;
  • lapisan jalur taman dan jalan masuk;
  • dekorasi elemen arsitektur dan lanskap.

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa berat 1 m³ serpihan marmer?

Nilai referensinya sekitar 1300 kg/m³ untuk fraksi 2–5 mm, 1450 kg/m³ untuk fraksi 5–10 mm, dan 1600 kg/m³ untuk fraksi 10–20 mm.

Mengapa serpihan marmer lebih ringan daripada marmer utuh?

Tumpukan serpihan mengandung rongga udara di antara butiran, sehingga densitas curahnya lebih rendah daripada massa jenis batu marmer utuh.

Apa yang memengaruhi densitas curah serpihan marmer?

Nilainya dipengaruhi ukuran fraksi, bentuk butir, kadar air, tingkat pemadatan, dan jumlah partikel halus.