Massa jenis nikel, sifat, dan gradenya
Nikel adalah unsur kimia periode 4, golongan 10 pada tabel periodik. Dalam bentuk unsur, nikel merupakan logam transisi putih keperakan yang sangat ulet dan mudah ditempa.
Nama nikel dikaitkan dengan gas arsenik yang terlepas ketika bijihnya dilebur. Dalam mitologi Jerman, nama tersebut merujuk pada roh jahat yang konon menipu penambang dengan memberi mereka bijih nikel alih-alih tembaga.
Tabel massa jenis nikel
Massa produk nikel ditentukan oleh massa jenisnya. Untuk perhitungan praktis, digunakan nilai acuan karena hasil tepat bergantung pada kemurnian logam, suhu, dan kondisi sampel. Massa jenis rata-rata nikel sekitar 8,9 g/cm³.
Tabel berikut menunjukkan massa jenis dan berat satu meter kubik nikel untuk memudahkan perhitungan.
| Material | Massa jenis (g/cm³) | Berat 1 m³ (kg) |
| Nikel | 8,9 | 8.900 |
Sifat nikel
Nikel padat sangat ulet dan mudah dibentuk dengan tekanan. Logam ini relatif stabil di udara karena terlindungi oleh lapisan oksida. Titik leburnya sekitar 1.455 °C dan titik didihnya sekitar 2.913 °C. Nikel termasuk kelompok logam berat.
Sifat utama nikel antara lain:
- Resistivitas listrik 0,0684 µΩ·m.
- Massa jenis 8,902 g/cm³.
- Massa atom 58,69 u.
- Kalor jenis sekitar 0,443 kJ/(kg·K).
- Volume molar 6,6 cm³/mol.
- Konduktivitas termal 90,9 W/(m·K).
Bilangan oksidasi nikel yang paling stabil adalah +2. Nikel tahan korosi di udara, air, dan lingkungan alkalis karena dapat membentuk lapisan pelindung. Ketahanannya terhadap asam bergantung pada kondisi: nikel larut dalam asam sulfat pekat panas dan asam nitrat encer. Reaksi dengan karbon monoksida dapat membentuk nikel karbonil yang mudah menguap dan sangat beracun. Nikel berbentuk serbuk dapat terbakar, sedangkan bentuk padat umumnya tidak.
Grade nikel
Industri mengenal banyak grade nikel. Daftar berikut menggunakan kode grade pada sistem standar asal sumber, bukan padanan langsung grade Indonesia:
- Kelompok Н0 dan Н1. Nikel primer dengan jumlah nikel dan kobalt masing-masing sedikitnya 99,3% dan 99,93%. Diproduksi dalam bentuk strip, pelat, dan lembaran melalui elektrolisis.
- Kelompok Н2, Н3, dan Н4. Nikel primer dengan jumlah nikel dan kobalt masing-masing sedikitnya 99,8%, 99,93%, dan 99,93%. Produk tersedia sebagai granul, pelat, potongan, strip, ingot, dan lembaran katode melalui peleburan ulang, pemurnian api, pengepresan, serta elektrolisis.
- Kelompok НП1, НП2, НП3, dan НП4. Produk setengah jadi nikel dengan jumlah nikel dan kobalt masing-masing sedikitnya 99,99%, 99,5%, 99,3%, dan 99%. Bentuknya meliputi batang, strip, lembaran, kawat, dan pita.
- Kelompok НПА1 dan НПА2. Produk setengah jadi nikel untuk anode dengan jumlah nikel dan kobalt masing-masing sedikitnya 99,7% dan 99%.
- Kelompok НПАН. Produk setengah jadi nikel anode nonpasif dengan jumlah nikel dan kobalt sedikitnya 99,4%, diproduksi sebagai batang dan lembaran. Kelompok ini tidak membentuk film berhambatan tinggi.
- Kelompok НК0 dan НК2. Nikel silikon dengan jumlah nikel dan kobalt sedikitnya 99,4%, hanya diproduksi sebagai kawat.
- Kelompok НМц1, НМц2, НМц2,5, dan НМц5. Nikel mangan dengan jumlah nikel dan kobalt sedikitnya 98,5%, hanya diproduksi sebagai kawat.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa massa jenis nikel?
Untuk perhitungan praktis digunakan nilai sekitar 8,9 g/cm³. Artikel ini juga mencantumkan massa jenis acuan sebesar 8,902 g/cm³.
Berapa berat 1 m³ nikel?
Satu meter kubik nikel berbobot sekitar 8.900 kg. Nilai tepatnya bergantung pada kemurnian logam, suhu, dan kondisi material.
Apakah nikel berbahaya saat dikerjakan?
Nikel padat relatif stabil, tetapi debu dan senyawa nikel tertentu harus ditangani dengan hati-hati. Nikel karbonil yang mudah menguap dan sangat beracun dapat terbentuk dalam reaksi dengan karbon monoksida.