ID

Kegunaan aluminium dan paduannya

Aluminium adalah logam nonferrous ringan yang ulet, menghantarkan panas dan listrik dengan baik, serta tahan korosi. Lapisan oksida tipis terbentuk di udara dan memperlambat oksidasi berikutnya. Kombinasi ini membuat aluminium penting dalam industri, bangunan, transportasi, kelistrikan, dan kehidupan sehari-hari.

Aluminium murni relatif lunak, sehingga komponen pemikul beban lazim memakai paduan. Magnesium, silikon, tembaga, mangan, seng, dan unsur lain meningkatkan kekuatan, ketahanan aus, sifat cor, atau kemampuan perlakuan panas.

Peran aluminium dalam manufaktur

Massa jenis aluminium sekitar sepertiga baja. Pengurangan bobot ini bernilai tinggi ketika struktur perlu ringan tanpa kehilangan kekuatan secara berlebihan. Material dapat digiling, diekstrusi, dicetak, dilas, dan dimesin.

Sifat pentingnya meliputi:

  • ringan dibanding baja dan banyak logam lain;
  • mudah digiling, diekstrusi, dicetak, dilas, dan dimesin;
  • tahan korosi atmosfer berkat film oksida;
  • konduktivitas panas dan listrik yang baik;
  • dapat dibuat menjadi lembaran, profil, pipa, kawat, foil, dan coran;
  • dapat didaur ulang dan digunakan kembali.

Bidang penggunaan aluminium

  1. Kendaraan, gerbong, kapal, sepeda, dan alat khusus.
  2. Pesawat dan wahana antariksa yang memerlukan rasio kuat-berat baik.
  3. Fasad, kusen, pintu, partisi, dan atap.
  4. Saluran transmisi, kabel, busbar, dan komponen berarus.
  5. Casing elektronik, heat sink, shielding, kapasitor, dan film tipis.
  6. Kaleng, foil, tutup, tube, dan kemasan laminasi.
  7. Peralatan pangan dan alat masak yang memenuhi persyaratan kontak pangan.
  8. Penukar panas, radiator, refrigerasi, dan HVAC.
  9. Profil, casing, coran, dan komponen mesin.
  10. Proses kimia dan metalurgi, termasuk serbuk aluminium dengan prosedur keselamatan ketat.
  11. Dekorasi, fitting mebel, lampu, dan interior.
  12. Daur ulang skrap menjadi produk baru.

Transportasi

Aluminium digunakan pada panel bodi, rangka, suspensi, penukar panas, radiator, velg, komponen mesin, badan gerbong, dan superstruktur kapal. Bobot lebih rendah membantu mengurangi konsumsi energi atau meningkatkan kapasitas muatan. Pada bagian yang sangat terbebani, titanium, baja, atau komposit dapat lebih sesuai.

Bangunan dan arsitektur

Kusen, curtain wall, elemen atap, partisi, tangga, railing, kanopi, dan panel dekoratif memanfaatkan bobot ringan serta ketahanan cuaca aluminium. Profil ekstrusi mudah dirakit dan dapat dilindungi atau dihias dengan anodizing, powder coating, dan finishing lain.

Kelistrikan dan elektronika

Rasio konduktivitas terhadap massa membuat aluminium ekonomis untuk jaringan listrik, kabel, dan busbar. Dalam elektronika, aluminium menjadi casing, shielding, heat sink, kapasitor, dan lapisan tipis. Desain harus memperhitungkan korosi galvanik, kualitas sambungan, kekuatan mekanis, serta kondisi kerja.

Kemasan dan rumah tangga

Kaleng, foil, tutup, tube, dan laminasi menggunakan aluminium karena ringan, mudah dibentuk, menghalangi cahaya dan sebagian pertukaran udara, serta dapat didaur ulang. Pada alat masak dan industri pangan, kemurnian, coating, dan kesesuaian kontak pangan wajib diperhatikan.

Industri

Pipa, tangki, penukar panas, komponen mesin, casing, cetakan, profil, dan coran dibuat dari aluminium dan paduannya. Serbuk dipakai pada metalurgi, piroteknik, serta proses kimia tertentu, tetapi bahayanya memerlukan pengendalian ketat.

Kekuatan aluminium murni lebih rendah daripada baja. Sistem paduan aluminium-magnesium, aluminium-silikon, aluminium-tembaga-magnesium, dan lainnya dipilih untuk memperoleh keseimbangan massa, kekuatan, korosi, kemampuan las, dan biaya.

Artikel terkait

Pertanyaan yang sering diajukan

Aluminium paling sering digunakan untuk apa?

Aluminium digunakan pada transportasi, bangunan, kelistrikan, kemasan, alat rumah tangga, penukar panas, casing, dan komponen industri karena ringan, tahan korosi, dan mudah dibentuk.

Mengapa struktur lebih sering memakai paduan aluminium?

Aluminium murni relatif lunak. Paduan dengan magnesium, silikon, tembaga, seng, atau unsur lain memberi kekuatan, ketahanan aus, sifat cor, atau respons perlakuan panas yang lebih baik.

Mengapa aluminium digunakan sebagai penghantar selain tembaga?

Konduktivitas per volumenya lebih rendah daripada tembaga, tetapi aluminium jauh lebih ringan dan sering unggul dalam rasio konduktivitas terhadap massa. Sambungan dan ukuran konduktor harus dirancang khusus untuk sifatnya.