Berat pipa hollow per meter menurut ukuran
Pipa baja berpenampang persegi atau persegi panjang di Indonesia umum disebut pipa hollow. Pipa profil juga dapat memiliki penampang segitiga, segi enam, segi delapan, berusuk, oval, tetes, dan bentuk lain. Produk dibuat dengan membentuk lembaran baja pada rol, kemudian sambungan memanjangnya dilas.
Karakteristik produksi pipa profil
Pipa profil dapat dibuat dari berbagai logam, tetapi yang paling umum adalah baja karbon, baja paduan, baja tahan karat, dan baja galvanis. Profil aluminium juga tersedia.
Rentang dimensi bergantung pada standar dan produsen. Produk massal mencakup penampang persegi serta persegi panjang dari ukuran kecil sekitar 15×15 mm hingga profil konstruksi besar; dimensi dan tebal tepat harus diperiksa pada katalog serta dokumen produk.
Berdasarkan prosesnya, profil dibedakan menjadi:
- pembentukan dingin;
- pembentukan panas;
- pipa profil baja karbon yang dilas.
Produk hasil deformasi biasanya lebih mahal dan bermutu lebih tinggi. Parameter utamanya adalah:
- geometri: berat per meter, mutu permukaan, tebal dinding dan panjang sesuai standar, serta toleransi kelurusan, tebal, dan dimensi;
- karakteristik teknis: metode produksi, mutu bahan, dan mutu las yang diatur standar asal.
Cara mengetahui berat pipa
Berat ditentukan dari jumlah serta jenis bahan yang digunakan. Untuk perhitungan, cukup mengetahui berat satu meter. Hal ini berlaku bagi profil besar maupun kecil. Parameter yang memengaruhi massa adalah:
- bentuk penampang—profil persegi panjang digunakan luas dari konstruksi hingga mesin dan kendaraan;
- ukuran yang dicantumkan pada penandaan produk;
- massa jenis logam—bergantung pada paduan, sedangkan baja umum berada sekitar 7,5–7,8 g/cm³.
Berat tepat diperlukan untuk menghitung massa struktur, beban tumpuan, tonase angkutan, pemilihan kendaraan, dan biaya material.
Pusat distribusi baja biasanya menetapkan harga per ton dan tidak menimbang setiap batang. Tabel berikut memberikan berat teoretis profil persegi yang umum.
| Ukuran (mm) | Tebal dinding (mm) | Berat (kg/m) |
| 15×15 | 1,0 | 0,426 |
| 1,5 | 0,605 | |
| 2,0 | 0,762 | |
| 20×20 | 1,0 | 0,583 |
| 1,5 | 0,841 | |
| 2,0 | 1,075 | |
| 25×25 | 1,0 | 0,740 |
| 1,5 | 1,07 | |
| 2,0 | 1,39 | |
| 30×30 | 1,0 | 0,897 |
| 1,5 | 1,31 | |
| 2,0 | 1,70 | |
| 40×40 | 1,0 | 1,21 |
| 1,5 | 1,78 | |
| 2,0 | 2,33 | |
| 50×50 | 1,5 | 2,25 |
| 2,0 | 2,96 | |
| 2,5 | 3,64 | |
| 60×60 | 1,5 | 2,72 |
| 2,0 | 3,59 | |
| 2,5 | 4,43 |
Pertanyaan yang sering diajukan
Bagaimana mengetahui berat pipa hollow?
Tentukan bentuk penampang, tebal dinding, panjang, dan bahan. Untuk baja, gunakan tabel berat per meter atau hitung luas logam pada penampang dikalikan massa jenis baja.
Apa yang menentukan berat pipa hollow per meter?
Faktor utamanya ialah dimensi luar, bentuk profil, tebal dinding, grade baja, dan lapisan. Galvanisasi atau bahan lain dapat sedikit mengubah massa aktual.
Apakah tabel saja cukup untuk menghitung berat?
Tabel biasanya cukup untuk RAB dan pembelian. Perhitungan struktur presisi juga harus mempertimbangkan standar, toleransi tebal, panjang aktual, dan data produsen.