ID

Massa jenis aluminium dan paduannya

Dalam praktik industri, beragam komponen dibuat dari logam dan paduannya untuk memperoleh sifat tertentu. Pemilihan logam atau paduan yang tepat merupakan bagian penting dari proses produksi. Perancang biasanya mempertimbangkan kriteria berikut:

  • Kekuatan
  • Kekuatan luluh
  • Elastisitas
  • Kestabilan sifat pada rentang suhu yang luas

Jumlah logam yang diperlukan untuk membuat struktur atau perangkat juga harus dihitung. Dalam pencarian sehari-hari, nilai ini sering disebut “berat jenis aluminium”, tetapi satuan g/cm³ dan kg/m³ sebenarnya menunjukkan massa jenis. Rumusnya adalah ρ = m/V, dengan ρ sebagai massa jenis, m sebagai massa logam, dan V sebagai volume logam.

Tabel massa jenis paduan aluminium

Massa jenis paduan aluminium menurut jenisnya
Jenis aluminium Grade aluminium Massa jenis (g/cm³)
Aluminium primerА52,71
А852,71
А952,71
А972,71
А992,7
А9992,7
Aluminium teknisАД12,71
АД02,71
АД2,71
Paduan aluminium corАЛ12,75
АЛ22,65
АЛ32,7
АЛ42,65
АЛ52,65
АЛ72,68
АЛ82,55
АЛ92,66
АЛ192,78
АК5М72,85
ВАЛ102,8
Paduan aluminium tempa14202,47
АВ2,7
АД312,71
АД332,71
АК42,77
АК4-12,8
АК62,75
АК82,8
АМг12,67

Massa jenis aluminium

Massa jenis aluminium murni pada suhu ruang umumnya dibulatkan menjadi 2,70 g/cm³, atau sekitar 2.700 kg/m³. Sumber acuan dapat mencantumkan angka yang sedikit berbeda, misalnya 2,698–2,71 g/cm³, bergantung pada suhu, kemurnian logam, dan metode pembulatan.

Dalam perhitungan praktis, yang sering dicari adalah berat aluminium dalam volume 1 m³. Semakin tinggi massa jenis paduan, semakin besar massa produk pada volume yang sama. Selisih kecil pada tabel disebabkan oleh unsur paduan dan toleransi komposisi tiap partai.

Kelompok paduan berbasis aluminium yang umum digunakan dalam industri meliputi:

  • Aluminium primer.
  • Aluminium teknis.
  • Paduan aluminium cor.
  • Paduan aluminium untuk deoksidasi.
  • Paduan aluminium tempa.
  • Paduan aluminium untuk bantalan.

Unsur paduan yang sering digunakan antara lain magnesium, besi, mangan, seng, dan silikon. Penambahan unsur tersebut membantu meningkatkan sifat logam dasar. Karakteristik yang dibutuhkan dalam pembuatan berbagai mekanisme dan struktur mencakup:

  • Kekuatan
  • Keuletan
  • Kemampuan las
  • Ketahanan korosi
  • Ketahanan terhadap retak korosi tegangan
  • Ketahanan terhadap getaran
  • Ketahanan terhadap perubahan suhu
  • Perlambatan penuaan alami
  • Percepatan penuaan buatan

Aluminium merupakan unsur utama dalam banyak paduan dan memudahkan pembuatan beragam konstruksi. Paduan serta senyawa aluminium digunakan dalam industri pesawat terbang, roket, pertahanan, dan konstruksi. Banyak komponen kendaraan bermotor dan gerbong kereta juga dibuat menggunakan struktur aluminium.

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa berat 1 m³ aluminium?

Satu meter kubik aluminium murni berbobot sekitar 2.700 kg. Untuk paduan tertentu, massanya harus dihitung menggunakan massa jenis pada tabel atau data acuan karena unsur paduan dapat mengubah nilainya.

Mengapa massa jenis paduan aluminium berbeda-beda?

Massa jenis berubah sesuai komposisi paduan. Magnesium, silikon, seng, tembaga, besi, dan unsur tambahan lain memengaruhi massa pada volume yang sama.

Apa arti nilai aluminium dalam g/cm³ pada tabel?

Besaran dalam g/cm³ pada tabel adalah massa jenis. Nilainya mudah dikonversi ke kg/m³: 2,70 g/cm³ setara dengan sekitar 2.700 kg/m³.