ID

Massa jenis beton LECA dan berat blok

Beton LECA adalah beton ringan dengan agregat berpori berupa Lightweight Expanded Clay Aggregate. Campurannya biasanya mencakup LECA, semen, pasir atau agregat halus lain, dan air. Kekuatan diatur melalui jenis semen, proporsi campuran, dan pemadatan. Suhu tinggi digunakan saat memproduksi agregat LECA, bukan untuk menyambung blok jadi.

Material ini dipakai pada lantai, dinding, dan elemen bangunan karena insulasi termal, bobot yang lebih rendah, dan kekuatan yang memadai untuk kelasnya.

Manfaat utamanya:

  • massa jenis dan bobot lebih rendah;
  • beban fondasi berkurang;
  • pekerjaan dinding lebih ringan;
  • memiliki kekuatan mekanis;
  • ukuran blok mempercepat pekerjaan;
  • dinding dapat lebih insulatif daripada beton padat bila tebal dan densitas dipilih benar.

Bobot yang lebih rendah juga mengurangi beban transportasi dan dapat menekan biaya konstruksi.

Berat blok beton LECA

Struktur berpori membuat berat blok berubah menurut ukuran, komposisi, dan rongga. Blok berukuran 200×200×400 mm dapat berbobot sekitar 6–29 kg.

Massa jenis beton LECA

Massa jenis menurut jenis beton LECA
JenisMassa jenis (kg/m³)
LECA + kerikil450–700
LECA + batu pecah600–1.000
Beton LECA kering800
Beton LECA untuk lantai struktural1.200–1.800
Beton LECA insulasi350–900
Struktural-insulasi700–1.400

Sistem lantai dapat terdiri atas satu, dua, atau tiga lapisan. Pada contoh sumber, lapisan tunggal sering berada di kisaran 900–1.100 kg/m³; sistem lain dapat lebih berat. Beton berstruktur kasar untuk insulasi dinding sering berada di sekitar 500–600 kg/m³.

Massa jenis yang lebih rendah tidak berarti setiap blok otomatis mampu memikul beban tinggi. Kekuatan ditentukan oleh desain campuran, pasta semen, kualitas agregat, rongga, curing, dan kelas produk.

Ukuran agregat LECA yang dicantumkan sumber:

  • pasir LECA: 0–5 mm;
  • kerikil LECA: 5–10, 10–20, dan 20–40 mm;
  • LECA pecah: 0–10 atau 5–40 mm.

Berat isi agregat LECA sendiri dapat berkisar 250–800 kg/m³. Pada klasifikasi sumber, grade M300 berada sekitar 250–300 kg/m³. Kode tersebut tidak boleh dianggap setara langsung dengan standar produk Indonesia tanpa dokumen produsen.

Menurut berat isi, beton LECA dibagi menjadi:

  1. Insulasi: sekitar 350–600 kg/m³, sebagai lapisan termal dan bukan untuk beban struktural tinggi.
  2. Struktural-insulasi: sekitar 600–1.200 kg/m³, untuk blok dinding dan elemen enclosure.
  3. Struktural: sekitar 1.200–1.800 kg/m³, untuk kebutuhan kekuatan lebih besar.

Kelas kekuatan menunjukkan kemampuan menahan kerusakan dan terutama dipengaruhi mutu semen serta desain campuran. Sumber juga menyebut penambahan kuarsa bersama kerikil sebagai salah satu cara meningkatkan kekuatan, tetapi formulasi aktual harus diuji, bukan ditentukan hanya dari jenis pengisi.

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa berat 1 m³ beton LECA?

Bergantung pada komposisi dan fungsi. Tabel memberi 350–900 kg/m³ untuk beton insulasi dan 1.200–1.800 kg/m³ untuk beton struktural.

Berapa berat blok beton LECA 200×200×400 mm?

Beratnya dapat sekitar 6–29 kg, tergantung massa jenis campuran, jumlah rongga, dan jenis agregat.

Apa klasifikasi beton LECA menurut berat isi?

Terdapat beton insulasi, struktural-insulasi, dan struktural. Semakin tinggi berat isi, umumnya semakin besar bobot dan kapasitas menahan bebannya.