ID

Massa jenis kuarsa, sifat, dan jenisnya

Kuarsa adalah salah satu mineral paling melimpah dan menjadi komponen pembentuk banyak batuan beku, metamorf, serta sedimen. Kuarsa diperkirakan menyusun sekitar 12% massa litosfer bumi; persentase lebih besar pada kerak mengacu pada mineral silikat secara keseluruhan. Namanya dikaitkan dengan kata Jerman Quarz, yang menurut salah satu teori berasal dari kata bermakna “keras”.

Tabel massa jenis kuarsa

Untuk perhitungan umum digunakan 2,65 g/cm³, setara dengan berat sekitar 2.650 kg untuk satu meter kubik kuarsa padat tanpa rongga.

Massa jenis dan berat 1 m³ kuarsa
MaterialMassa jenis (g/cm³)Berat 1 m³ (kg)
Kuarsa2,652.650

Sifat kuarsa

Kuarsa murni tidak berwarna atau tampak putih karena cacat kristal dan retak internal. Pengotor serta inklusi mineral dapat menghasilkan beragam warna. Mineral ini larut dalam lelehan alkali dan asam fluorida.

Kuarsa memiliki banyak varietas berwarna dengan nama tersendiri. Titik leburnya sekitar 1.713–1.728 °C. Mineral ini bersifat piezoelektrik dan dielektrik.

Sebagai oksida pembentuk kaca, kuarsa menjadi salah satu bahan utama kaca.

Kuarsa bersifat polimorfis, dengan alfa-kuarsa pada suhu rendah dan beta-kuarsa pada suhu tinggi. Empat polimorf mineral mandiri lainnya adalah:

  • kristobalit;
  • tridimit;
  • coesite;
  • stishovite.

Varietas kuarsa

  • Aventurine. Kuarsit dengan mika besi atau mika biasa yang berkilau merah kecokelatan atau kuning.
  • Agate. Varietas kalsedon berlapis dan berpita.
  • Amethyst. Kuarsa ungu.
  • Binghamite. Kuarsa berkilau warna dengan inklusi goethite.
  • Rutilated quartz. Kristal kuarsa dengan inklusi berbentuk jarum dari turmalin, rutil, atau mineral sejenis.
  • Kristal batu. Kristal kuarsa bening tidak berwarna.
  • Flint. Agregat halus dengan komposisi berubah-ubah yang mengandung kuarsa, kristobalit, kalsedon, dan opal.
  • Morion. Kristal kuarsa hitam.
  • Prase. Kuarsa hijau dengan inklusi aktinolit.
  • Prasiolite. Kuarsa hijau yang dapat diperoleh melalui pemanasan kuarsa kuning.
  • Smoky quartz. Kuarsa asap abu-abu atau cokelat terang.
  • Rose quartz. Kuarsa merah muda.
  • Chalcedony. Kuarsa kriptokristalin berserat halus, agak tembus cahaya, dari putih hingga kuning madu.
  • Citrine. Kuarsa kuning lemon.
  • Sapphire quartz. Agregat kuarsa kasar bersemu biru.
  • Cat's eye. Kuarsa dengan efek cahaya putih, abu-abu, atau merah muda.
  • Hawk's eye. Agregat kuarsa abu-abu kebiruan.
  • Tiger's eye. Agregat kuarsa cokelat keemasan.
  • Onyx. Varietas kuarsa berlapis sejajar dengan warna berbeda.
  • Heliotrope. Silika hijau tua dengan oksida, kalsedon, hidroksida besi, serta mineral lain yang menghasilkan garis dan bercak merah terang.

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa massa jenis kuarsa?

Kuarsa padat umumnya menggunakan nilai rata-rata 2,65 g/cm³, setara dengan sekitar 2.650 kg/m³ tanpa rongga antarbutir.

Berapa berat 1 m³ kuarsa?

Satu meter kubik kuarsa padat berbobot sekitar 2.650 kg. Pasir atau batu pecah kuarsa memiliki densitas curah lebih rendah akibat rongga antarpartikel.

Apakah kuarsa dan pasir kuarsa memiliki berat yang sama?

Tidak. Nilai 2.650 kg/m³ berlaku untuk mineral padat, sedangkan densitas curah pasir dipengaruhi fraksi, kadar air, dan pemadatan.