Massa jenis timbal, sifat, dan kegunaannya
Timbal adalah unsur kimia periode 6, golongan 14. Dalam bentuk unsur, timbal merupakan logam mudah lebur dan mudah ditempa, berwarna putih keperakan dengan semburat kebiruan.
Logam ini telah digunakan selama ribuan tahun karena relatif mudah ditambang, mudah dikerjakan, dan tersebar luas. Timbal asli sangat jarang, tetapi unsur ini terdapat dalam sekitar delapan puluh jenis batuan dan mineral.
Tabel massa jenis timbal
Pengukuran massa jenis presisi dilakukan di laboratorium. Nilai rata-rata timbal yang digunakan dalam artikel adalah 11,336 g/cm³.
| Material | Massa jenis (g/cm³) | Berat 1 m³ (kg) |
| Timbal | 11,336 | 11.336 |
Sifat timbal
Pada sekitar 0 °C, timbal mempunyai konduktivitas termal yang sangat rendah. Logamnya lunak, mudah dikerjakan, dapat dipotong dengan pisau, dan dapat tergores kuku. Permukaan timbal biasanya dilindungi film oksida; permukaan potongan yang semula mengilap segera kusam di udara.
Timbal memiliki ketahanan korosi, keuletan, dan kelenturan yang baik. Logam ini digunakan sebagai selubung pelindung kabel listrik. Kemampuannya menyerap sinar-X juga menjadikannya bahan pelindung radiasi.
Titik leburnya 327,46 °C dan titik didihnya 1.749 °C. Massa jenis menurun saat suhu meningkat; pada 20 °C nilainya sekitar 11,3415 g/cm³. Timbal termasuk logam berat.
Keterbatasannya mencakup ketahanan getaran yang rendah serta ketidakstabilan terhadap bahan organik membusuk, adukan beton, dan kapur. Sifat tertentu dapat diperbaiki dengan tambahan tembaga, antimon, kadmium, dan unsur lain.
Unsur ini bereaksi dengan basa dan asam.
Penggunaan timbal dan senyawanya mencakup:
- timbal nitrat dalam campuran bahan peledak kuat;
- timbal azida sebagai detonator;
- timbal perklorat dalam cairan berat, oksidator bahan peledak, dan bahan katode sumber arus kimia;
- timbal-bismut pada baterai litium;
- timbal telurida pada peralatan pendingin;
- timbal arsenit untuk pengendalian serangga;
- timbal borat sebagai pelapis porselen dan kaca;
- timbal klorida dalam produksi salep dan cat;
- timbal nitrat dalam produksi korek api;
- timbal sulfat dalam litografi, baterai, dan proses pencetakan tekstil;
- timbal sulfida untuk mendeteksi ion timbal dan pembakaran produk tanah liat;
- timbal sebagai pelindung terhadap radiasi gamma.
Banyak senyawa timbal bersifat beracun, dan sejumlah penggunaan tersebut merupakan teknologi industri atau historis yang diatur ketat. Pekerjaan rumah tangga, pembongkaran lapisan lama, dan peleburan harus mengikuti ketentuan kesehatan serta lembar data keselamatan.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa berat 1 m³ timbal?
Dengan massa jenis sekitar 11,336 g/cm³, satu meter kubik timbal berbobot sekitar 11.336 kg. Nilainya dapat sedikit berubah karena suhu, kemurnian, dan komposisi paduan.
Mengapa timbal sangat berat?
Timbal memiliki massa atom tinggi dan struktur logam yang rapat sehingga volumenya yang kecil pun bermassa besar. Sifat ini berguna untuk pelindung radiasi dan pemberat.
Apakah bekerja dengan timbal berbahaya?
Ya. Timbal dan senyawanya beracun, terutama bila debu, uap, atau partikelnya masuk ke tubuh. Pemotongan, peleburan, penggerindaan, dan pembongkaran memerlukan prosedur serta alat pelindung.