ID

Massa jenis tembaga, sifat, dan penggunaannya

Tembaga adalah unsur kimia golongan 11 dengan simbol Cu. Dalam bentuk murni, logam transisi ini ulet dan memiliki warna merah muda hingga keemasan.

Tembaga termasuk logam pertama yang diolah manusia karena relatif mudah dilebur dan dapat ditemukan sebagai logam asli. Unsur ini merupakan satu dari tujuh logam yang dikenal sejak zaman kuno. Nama Latin cuprum berkaitan dengan Pulau Siprus.

Tabel massa jenis tembaga

Untuk tembaga murni pada suhu ruang, nilai yang lazim dipakai adalah sekitar 8,96 g/cm³ atau 8.960 kg/m³. Paduan, coran, dan produk dengan pengotor dapat berbeda sehingga perhitungan presisi memerlukan grade material.

Massa jenis dan berat 1 m³ tembaga
MaterialMassa jenis (g/cm³)Berat 1 m³ (kg)
Tembaga8,968.960

Sifat tembaga

Tembaga murni merupakan logam ulet dengan warna khas. Di udara, permukaannya mula-mula membentuk oksida kemerahan atau gelap; paparan lama terhadap kelembapan dan karbon dioksida dapat membentuk patina hijau kebiruan.

Bersama emas, sesium, dan beberapa logam lain, tembaga memiliki warna jelas yang berbeda dari tampilan abu-abu atau keperakan kebanyakan logam. Struktur kristalnya kubik berpusat muka.

Konduktivitas listrik tembaga sangat tinggi dan hanya berada di bawah perak di antara logam murni umum. Konduktivitas termalnya juga tinggi, sedangkan resistivitas listrik meningkat nyata saat suhu naik. Tembaga bersifat diamagnetik.

Tembaga membentuk banyak paduan, termasuk kuningan dengan seng, perunggu dengan timah, serta cupronickel dengan nikel.

Di udara kering, tembaga relatif lambat bereaksi. Logam ini tidak bereaksi dengan air atau asam klorida encer tanpa oksidator. Kehadiran oksigen memungkinkan pelarutan dalam sejumlah asam nonoksidator, amonia, dan media sianida. Asam nitrat, asam sulfat pekat panas, oksigen, kalkogen, aqua regia, dan halogen dapat mengoksidasinya. Saat dipanaskan, tembaga juga bereaksi dengan hidrogen halida tertentu.

Kegunaan utama tembaga meliputi:

  • kawat, kabel, busbar, dan penghantar listrik lain;
  • heat sink dan penukar panas;
  • pipa tembaga;
  • berbagai paduan teknik;
  • paduan perhiasan;
  • matriks penghantar, stabilisator, atau selubung pada kabel superkonduktor serta perangkat kriogenik;
  • katalis pada proses kimia tertentu yang melibatkan asetilena;
  • atap, fasad, talang, dan elemen arsitektur.

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa berat 1 m³ tembaga?

Dengan massa jenis sekitar 8,96 g/cm³, satu meter kubik tembaga murni berbobot kira-kira 8.960 kg. Paduan tembaga memiliki nilai berbeda.

Mengapa tembaga banyak dipakai pada instalasi listrik?

Tembaga memiliki konduktivitas listrik dan termal sangat tinggi, mudah dibentuk, serta sesuai untuk kabel, busbar, dan komponen penukar panas.

Bagaimana menghitung berat benda tembaga?

Hitung volumenya lalu kalikan dengan massa jenis tembaga atau paduan yang digunakan. Benda berongga atau berbentuk rumit lebih tepat dihitung dari model geometris atau ditimbang.