ID

Tabel berat baut M5, M6, M8, M10, dan M12

Baut merupakan fastener yang sangat umum, baik tersembunyi di dalam struktur maupun terlihat sebagai sambungan komponen. Bentuk dan penggunaannya sangat beragam.

Karakteristik baut

Baut adalah pengikat logam yang terdiri atas kepala dan batang silinder berulir luar. Sambungan dibuat dengan mur atau sistem khusus seperti angkur dan pada umumnya dapat dibongkar.

Baut kepala segi enam adalah tipe klasik yang paling umum; baut kepala tanam juga banyak digunakan. Klasifikasi dapat berdasarkan:

  • fungsi: furnitur, alat pertanian, guardrail atau struktur jalan, serta mesin;
  • bahan: baja karbon, baja paduan atau paduan rendah, baja tahan panas, tembaga, dan titanium;
  • kelas kekuatan serta ketelitian;
  • jenis coating.

Ragam kepala dan konstruksi mencakup eye bolt, anchor bolt, kepala segi enam, kepala bulat, dan countersunk.

Varian khusus lainnya meliputi:

  • swing bolt;
  • foundation bolt;
  • kepala berbentuk fork;
  • kepala bulat berlubang;
  • kepala atau dudukan berbentuk sferis.

Contoh penggunaan tipe kepala yang umum:

  • Kepala segi enam mengikat komponen berlubang tembus dengan mur dan kunci; umum pada mesin dan konstruksi.
  • Kepala bulat, termasuk carriage bolt tertentu, banyak digunakan pada furnitur dan dapat memakai stainless steel atau lapisan seng.
  • Angkur memasang elemen pada beton, pasangan bata, atau material dasar lain. Jenis angkur harus cocok dengan material padat atau berongga; bukan semua angkur stainless dirancang untuk keduanya.
  • Eye bolt memiliki kepala cincin untuk sambungan tali atau rantai dan harus dipilih menurut arah serta batas beban kerja.
  • Countersunk bolt membuat permukaan kepala rata, misalnya pada mesin, kayu, atau furnitur.

Batang dapat berdiameter seragam atau bertingkat dengan bagian polos dan bagian berulir. Jenis ulir mencakup metrik, pipa, inci, trapesium, buttress, persegi, atau persegi panjang; pitch dapat kasar atau halus. Standar produk menentukan dimensi, toleransi, fitur pengunci, dan bentuk kepala.

Berat baut

Fastener dalam jumlah besar sering dijual berdasarkan berat. Angka sumber mengacu pada baut kepala segi enam menurut GOST 7798-70 kelas B, sehingga hasilnya dapat berbeda dari baut ISO, DIN, SNI, atau tipe kepala lain.

Contoh dalam sumber: M10×10 sekitar 16,68 g atau 60 buah/kg; M16×18 sekitar 65,54 g atau 15 buah/kg; M24×32 sekitar 237 g atau 4 buah/kg.

Ukuran Berat 1 buah (g) Berat 1 buah (kg) Perkiraan buah per kg
M5×20 3,88 0,00388 257,73
M5×50 7,6 0,0076 131,58
M6×30 8,98 0,0089 111,36
M6×60 15,64 0,01564 63,94
M8×40 21,07 0,02107 47,46
M8×60 28,97 0,02897 34,52
M10×70 52,87 0,05287 18,391
M10×100 71,38 0,07138 14,006
M12×50 58,67 0,05867 17,04
M12×130 129,7 0,1297 7,71
M16×60 129,4 0,1294 7,73
M16×150 287,4 0,2874 3,68
M20×100 317,8 0,3178 3,15
M20×200 564,6 0,5646 1,77
M24×80 402,1 0,4021 2,49
M24×300 1.184 1,184 0,84

Arti penandaan baut

Penandaan dapat memuat:

  • nama fastener;
  • kelas ketelitian A, B, atau C;
  • tipe konstruksi atau execution;
  • jenis ulir, misalnya M untuk metrik atau Tr untuk trapesium;
  • diameter nominal dan pitch halus bila digunakan;
  • arah kiri bila bukan ulir kanan standar;
  • kelas toleransi ulir;
  • panjang dalam milimeter;
  • kelas kekuatan;
  • bahan atau paduan;
  • jenis dan tebal coating;
  • standar produk.

Kepala baut dapat mencantumkan kelas sifat, identitas produsen, serta tanda ulir kiri. Pada kelas sifat metrik, angka pertama berkaitan dengan kuat tarik nominal dan angka kedua dengan rasio tegangan luluh terhadap kuat tarik; interpretasi tepat mengikuti standar fastener terkait.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa yang menentukan berat baut?

Diameter, panjang, bentuk kepala, panjang ulir, grade bahan, dan coating menentukan berat. Tabel hanya untuk referensi dan tidak menggantikan standar atau data produsen.

Bagaimana menghitung jumlah baut dalam 1 kg?

Bagi 1.000 g dengan berat satu baut dalam gram. Jika beratnya 52,87 g, hasilnya sekitar 18,9 buah per kilogram.

Mengapa baut berukuran sama dapat sedikit berbeda berat?

Toleransi dimensi, tipe konstruksi, coating, kelas ketelitian, dan massa jenis bahan dapat menimbulkan selisih. Untuk pembelian besar, gunakan data pemasok.