Kegunaan minyak bumi dan produk turunannya
Penambangan dan pengolahan minyak bumi telah berperan penting dalam ekonomi dunia selama sekitar dua abad. Produk turunannya digunakan di banyak bidang.
Minyak bumi sebagai emas hitam
Manusia mengenal minyak bumi sejak berabad-abad lalu. Julukan “emas hitam” berasal dari nilai dan kemampuannya diolah menjadi banyak produk bermanfaat.
Minyak bumi adalah cairan mudah terbakar dengan tekstur berminyak. Warnanya paling sering cokelat tua atau hitam, tetapi dapat pula kuning, hijau, atau sangat pucat. Komposisinya mencakup hidrokarbon cair, senyawa nitrogen, asam organik, dan banyak senyawa lain.
Bidang penggunaan minyak bumi
- Bahan bakar. Kilang menghasilkan bensin, diesel, minyak tanah, minyak bakar, dan bahan baku untuk proses lanjutan.
- Plastik. Produk petrokimia diolah menjadi wadah, kantong, kemasan, dan barang lain. Plastik mudah dibentuk dan memiliki sifat yang berguna bagi produk rumah tangga.
- Serat sintetis. Nilon, akrilik, dan poliester digunakan pada pakaian dari pakaian dalam hingga alas kaki.
- Jalan dan infrastruktur. Fraksi berat menghasilkan bitumen, bahan pengikat aspal, pelumas, parafin, dan pelapis pelindung. Petrokimia juga digunakan pada pelapis pipa, isolasi kabel, dan sealant.
- Karet sintetis. Bahan baku hasil pengolahan digunakan untuk membuat karet, termasuk ban kendaraan.
- Kelistrikan, elektronika, dan energi. Sel surya tidak dibuat dari minyak bumi, tetapi polimer petrokimia dapat digunakan pada isolasi, casing, film, sealant, dan lapisan pelindung peralatan.
- Kemasan dan barang konsumsi. Lilin parafin, resin sintetis, lem, dan polimer digunakan pada kemasan, produk rumah tangga, serta komponen teknologi tertentu seperti bahan dasar permen karet.
Penggunaan medis dan kosmetik
Petrokimia menyediakan sebagian eksipien, pelarut, polimer, kemasan, alat medis sekali pakai, petrolatum, minyak mineral, dan bahan untuk sintesis obat. Petrokimia lebih sering menjadi bahan baku atau bagian rantai proses daripada bahan langsung setiap obat.
Kutek, pensil mata dan bibir, lipstik, krim, serta balm dapat mengandung minyak mineral, petrolatum, ceresin, lilin mikrokristalin, parafin, polimer sintetis, dan pelarut. Komponen tersebut melindungi kulit, memperpanjang umur simpan, mengatur viskositas, dan membentuk konsistensi.
Minyak bumi tetap penting dari transportasi hingga kimia, konstruksi, medis, kosmetik, dan kemasan. Sebagian produk dapat digantikan alternatif yang lebih berkelanjutan, tetapi petrokimia masih menjadi bagian besar industri modern.
Pertanyaan yang sering diajukan
Minyak bumi paling banyak digunakan untuk apa?
Penggunaan utamanya adalah bahan bakar, bitumen, pelumas, dan bahan baku petrokimia. Produk petrokimia menjadi dasar plastik, serat sintetis, karet, kemasan, pelapis, dan banyak material teknik.
Apakah semua produk plastik dibuat langsung dari minyak mentah?
Tidak secara langsung. Minyak dimurnikan menjadi fraksi dan bahan baku petrokimia, lalu diproses menjadi monomer, polimer, bahan tambahan, dan produk plastik.
Apa hubungan minyak bumi dengan medis dan kosmetik?
Produk petrokimia yang digunakan antara lain petrolatum, minyak mineral, parafin, polimer, kemasan, dan eksipien. Bukan berarti setiap obat atau kosmetik dibuat langsung dari minyak mentah.