Massa jenis minyak mentah dan beratnya per liter
Minyak mentah merupakan salah satu sumber daya alam paling penting dalam ekonomi modern. Komoditas yang kerap disebut “emas hitam” ini memengaruhi industri energi, perusahaan, dan perekonomian banyak negara.
Pemanfaatan minyak telah dikenal ribuan tahun. Bitumen alami dipakai sebagai bahan bangunan di Mesopotamia, bahan pengawet dalam praktik Mesir kuno, dan komponen campuran pembakar pada masa perang. Produk hasil penyulingannya kemudian digunakan untuk penerangan, kebutuhan rumah tangga, dan berbagai keperluan industri.
Kata Inggris petroleum berasal dari bahasa Latin petra yang berarti batu dan oleum yang berarti minyak, sehingga maknanya secara harfiah adalah “minyak batu”. Istilah dengan arti serupa terdapat dalam beberapa bahasa lain. Catatan sejarah juga menunjukkan penggunaan pengeboran sumur minyak di Tiongkok pada sekitar 347 M.
Asal kata Rusia untuk minyak, neft, memiliki beberapa teori. Sebagian mengaitkannya dengan istilah Asyur atau akar bahasa Timur Tengah yang menggambarkan cairan yang keluar dari bumi, sedangkan teori lain menunjuk pada kata Iran kuno naft.
Sifat minyak mentah
Minyak mentah adalah campuran cair berminyak yang tersusun atas hidrokarbon dan senyawa pengiring. Warnanya dapat hitam, cokelat tua, cokelat, kehijauan, atau kekuningan. Massa jenisnya secara luas berkisar 0,65-1,05 g/cm³. Dalam pengelompokan sederhana, nilai di bawah 0,83 g/cm³ lazim dikaitkan dengan minyak ringan, sedangkan nilai di atas 0,86 g/cm³ dengan minyak berat. Industri juga sering menggunakan skala API gravity untuk klasifikasi yang lebih baku.
Tabel massa jenis minyak mentah per liter dan per m³
| Massa jenis (g/cm³) | Massa jenis (kg/m³) | Berat 1 liter (kg) | Volume 1 barel (liter) |
|---|---|---|---|
| 0,65-1,05 | 650-1.050 | 0,650-1,050 | 158,99 |
Massa jenis dipengaruhi suhu, tekanan, dan komposisi. Proporsi senyawa organik yang berbeda juga menentukan rentang titik didih dan kristalisasi. Karakter lain yang dinilai meliputi:
- kadar parafin;
- viskositas;
- kadar resin dan asfaltena;
- konduktivitas listrik;
- titik nyala.
Fakta tentang minyak mentah
- Bahan organik pembentuk minyak bukan terutama bangkai dinosaurus. Sumber utamanya ialah plankton purba, alga, dan mikroorganisme laut lain yang terkubur dan mengalami transformasi geologi.
- Minyak tidak membentuk danau atau sungai kosong di bawah tanah. Fluida ini mengisi pori batuan reservoir yang permeabel.
- Berkembangnya lampu minyak tanah ikut mengurangi kebutuhan minyak paus untuk penerangan, meskipun penurunan perburuan paus memiliki banyak faktor lain.
- Pada masa awal penyulingan, bensin lama dianggap produk samping karena minyak tanah menjadi produk utama. Fraksi ringan berlebih dahulu hanya sedikit dimanfaatkan atau dibuang dengan cara yang berbahaya.
- Turunan minyak bumi digunakan pada bahan untuk permen karet, lipstik, bola, raket, ski, rumput sintetis, dan peralatan memancing.
- Produk petrokimia menjadi bahan baku plastik, serat sintetis, komponen kosmetik tertentu, kemasan, material teknik, dan banyak produk sehari-hari.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa berat 1 liter minyak mentah?
Menurut kisaran artikel, satu liter minyak mentah dapat berbobot sekitar 0,65-1,05 kg. Nilai sebenarnya bergantung pada jenis minyak, komposisi, dan suhu.
Berapa liter isi satu barel minyak?
Satu barel minyak standar setara dengan sekitar 158,99 liter. Massanya bergantung pada densitas minyak mentah yang mengisi volume tersebut.
Mengapa minyak mentah disebut ringan atau berat?
Kategorinya berkaitan dengan densitas dan komposisi. Minyak ringan biasanya mengandung lebih banyak fraksi ringan, sedangkan minyak berat lebih kaya resin, asfaltena, dan komponen bertitik didih tinggi.