ID

Massa jenis asam dan beratnya per ml serta m³

Asam merupakan kelompok senyawa kimia yang sangat banyak digunakan. Dalam berbagai wujud, senyawa ini dijumpai pada:

  • produksi pupuk dan obat-obatan;
  • pemurnian produk minyak bumi;
  • industri pangan;
  • pembuatan bahan peledak, zat warna, dan bahan pembersih;
  • proses pengeringan dan pembersihan;
  • produksi aki dan baterai lainnya.

Asam juga berperan penting dalam proses alami organisme hidup. Berikut beberapa asam yang sering dijumpai dalam kehidupan dan industri.

Asam klorida

HCl—disebut asam hidroklorik atau asam klorida—adalah larutan hidrogen klorida dalam air yang bening, tidak berwarna, dan korosif. Larutan pekat mengeluarkan uap yang tampak seperti asap ketika terkena udara.

HCl banyak digunakan dalam metalurgi dan proses elektroplating. Dalam industri pangan, senyawa ini juga dikenal sebagai bahan tambahan E507 untuk mengatur keasaman. Asam klorida terdapat dalam cairan lambung, sedangkan obat yang berkaitan dengannya hanya boleh digunakan atas petunjuk dokter.

Asam pekat dapat menyebabkan luka bakar kimia serius. Penanganannya wajib mengikuti prosedur keselamatan dan menggunakan alat pelindung diri. Reaksi dengan oksidator kuat dapat menghasilkan gas klorin beracun. Massa jenis asam klorida yang dicantumkan di sini adalah 1,19 g/cm³.

Asam sulfat

H2SO4 merupakan asam yang lebih kuat daripada asam klorida. Zat pekatnya merusak dan mengarangkan banyak bahan organik serta sangat kuat menyerap air. Pada kondisi biasa, asam sulfat pekat berupa cairan bening seperti minyak tanpa bau yang jelas; mencicipinya sangat berbahaya. Massa jenis larutan pekatnya sekitar 1,84 g/cm³.

Penggunaannya sangat luas, antara lain dalam metalurgi, pertambangan mineral, produksi pupuk dan aki, pembuatan bahan peledak, serta industri tekstil, kulit, dan minyak bumi.

Sebagian besar produksi asam sulfat dunia digunakan untuk membuat pupuk mineral. Asam sulfat sendiri bersifat korosif dan berbahaya bagi manusia maupun lingkungan. Tingkat bahaya dipengaruhi oleh konsentrasi, jalur paparan, dan lama kontak; karena itu, penanganannya harus mengacu pada lembar data keselamatan bahan.

Asam nitrat

HNO3 dapat bercampur dengan air pada semua perbandingan. Dalam industri, asam ini digunakan untuk memproduksi pupuk, zat warna, dan obat-obatan, serta dalam sintesis organik, pekerjaan perhiasan, dan berbagai bidang lain. Massa jenis asam nitrat yang dicantumkan adalah 1,51 g/cm³.

Asam nitrat pekat merupakan bahan korosif berbahaya yang dapat menyebabkan kerusakan kimia serius pada jaringan. Kelas bahayanya bergantung pada konsentrasi dan sistem regulasi, sehingga lembar data keselamatan produk tertentu harus selalu diperiksa.

Asam fosfat

H3PO4 adalah asam anorganik berkekuatan sedang. Dalam keadaan murni, bahan ini berupa kristal tidak berwarna yang mudah larut dalam air. Larutan 85% memiliki konsistensi seperti sirop dan umum disebut asam fosfat atau asam ortofosfat. Massa jenis larutan 85% sekitar 1,685 g/cm³.

Asam fosfat digunakan dalam metalurgi untuk penyolderan dan perlakuan antikorosi, dalam industri pangan sebagai pengatur keasaman E338, dalam peternakan untuk menurunkan keasaman dan membantu pencegahan batu saluran kemih, serta dalam kedokteran gigi sebagai etsa email sebelum penambalan dan dalam produk pemutih gigi tertentu.

Tabel massa jenis dan berat asam

Nama zat Rumus kimia Massa jenis (g/cm³) Massa per m³ (kg/m³) Berat 1 ml (g)
Asam klorida HCl 1,19 1.190 1,19
Asam sulfat H2SO4 1,84 1.840 1,84
Asam nitrat HNO3 1,51 1.510 1,51
Asam fosfat H3PO4 1,68 1.680 1,68

Pertanyaan yang sering diajukan

Mengapa massa jenis asam bergantung pada konsentrasi?

Sebagian besar asam rumah tangga dan industri digunakan sebagai larutan dalam air. Perubahan konsentrasi dan suhu akan mengubah massa 1 ml maupun 1 m³ larutan.

Berapa berat 1 ml asam?

Untuk nilai pada tabel, berat 1 ml dalam gram kurang lebih sama dengan angka massa jenisnya: asam klorida sekitar 1,19 g, asam sulfat 1,84 g, dan asam nitrat 1,51 g.

Bolehkah asam dan air dicampur tanpa persiapan?

Tidak. Asam pekat berbahaya dan dapat menghasilkan panas tinggi ketika diencerkan. Pekerjaan harus mengikuti lembar data keselamatan dan menggunakan alat pelindung diri.