ID

Massa jenis kulit kayu kering dan lembap per meter kubik

Dalam pemakaian sehari-hari, kulit kayu berarti lapisan luar batang atau akar yang retak dan relatif mudah terlepas. Secara biologi, istilah ini mencakup kumpulan jaringan tumbuhan yang antara lain mengalirkan hasil fotosintesis dari daun ke bagian lain. Kulit terdapat pada cabang tua, batang, akar, maupun tunas muda.

Struktur dan fungsi kulit kayu

Komponen struktural utamanya meliputi:

  • Ritidoma atau kulit luar — bagian luar tunas tahunan yang tersusun atas lapisan floem dan korteks primer yang telah mati. Pada beberapa tumbuhan berkayu lapisan ini tidak terbentuk jelas; pada jenis lain bentuknya nyata, misalnya mengelupas melingkar pada anggur atau bersisik pada ek.
  • Periderm — sistem jaringan pelindung pada batang tumbuhan tingkat tinggi. Lapisan ini berperan dalam pertukaran gas dan melindungi jaringan di dalamnya dari panas berlebih serta kehilangan air.
  • Korteks primer dan sekunder serta floem — jaringan pengangkut yang tersusun atas sel sklerenkim, parenkim, dan unsur tapis hidup yang mengalirkan getah floem.

Komponen kimia penting pada kulit kayu antara lain:

  • Selulosa. Kandungannya pada kulit kering sekitar 16-23%. Molekul karbohidrat ini tersusun sebagai rantai rapat tanpa cabang samping dan memberi jaringan tumbuhan kekuatan mekanis sekaligus kelenturan.
  • Lignin. Polimer yang dapat membentuk hingga 33% dinding sel tumbuhan berkayu. Selulosa dan lignin dapat dianalogikan sebagai tulangan dan beton yang bersama-sama membentuk struktur organik kuat.
  • Zat ekstraktif. Senyawa yang dapat mencapai 30% massa kulit kayu dan diperoleh melalui ekstraksi menggunakan alkohol, eter, air, atau karbon dioksida.

Berat kulit kayu

Ketebalan, kadar air, dan massa jenis kulit berbeda menurut spesies, umur pohon, posisi pada batang, dan lingkungan tumbuh.

Tabel berat 1 m³ kulit kayu

Jenis pohon Massa jenis pada kadar air 15% (kg/m³) Massa jenis kondisi kering oven (kg/m³) Rata-rata lembap-kering (g/cm³)
Pinus 497-834 473-796 0,688-0,652
Spruce 711-748 686-725 0,737-0,715
Birch 719-774 709-764 0,746-0,736

Angka tersebut menggambarkan massa jenis bahan kulit, bukan otomatis densitas curah serpihan kulit dalam truk atau karung. Rongga antarserpihan dapat membuat densitas curah jauh lebih rendah.

Pemanfaatan kulit kayu

Kulit kayu digunakan secara luas, tidak hanya untuk kerajinan dan wadah dekoratif.

  • Kulit jenis tertentu menjadi bahan baku tar kayu, tanin, lateks, obat, dan rempah.
  • Bagi sejumlah hewan, kulit kayu merupakan sumber pakan atau mineral musiman dan tambahan.
  • Kulit cincang banyak dimanfaatkan sebagai mulsa hortikultura. Hanya spesies tertentu yang aman dikonsumsi manusia dan pengolahannya memerlukan identifikasi tumbuhan yang tepat.
  • Limbah kulit dari industri pengolahan kayu dapat digunakan dalam produksi papan serat kayu.

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa berat 1 m³ kulit kayu?

Beratnya bergantung pada jenis pohon, kadar air, ukuran serpihan, dan tingkat pemadatan. Kulit kayu kering jauh lebih ringan daripada material yang basah.

Mengapa kulit kayu basah lebih berat?

Struktur kulit kayu berpori dan menyerap air. Karena itu, kenaikan kadar air dapat menambah massa setiap meter kubik secara berarti.

Bagaimana memperkirakan berat kulit kayu untuk mulsa atau pengangkutan?

Perhitungkan ukuran serpihan, kadar air, dan cara pemuatannya. Untuk kebutuhan angkutan, gunakan densitas curah lot aktual atau timbang volume sampel.